Dauri, Makian Pulau – Gubernur Maluku Utara, Sherly
Tjoanda, melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Dauri, Kecamatan Makian
Pulau, Kabupaten Halmahera Selatan, yang disambut antusias oleh masyarakat,
tokoh agama, tokoh pemuda, serta unsur pendidikan dari berbagai sekolah yang
berada di wilayah tersebut.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi masyarakat
Desa Dauri untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada
Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Dalam agenda tersebut, Gubernur Sherly
Tjoanda tidak hanya meninjau kondisi masyarakat dan pembangunan daerah, tetapi
juga membuka sesi dialog dan tanya jawab bersama warga serta perwakilan sekolah.
Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai
kebutuhan yang selama ini menjadi harapan mereka, mulai dari infrastruktur,
pelayanan pendidikan, hingga akses teknologi informasi di wilayah kepulauan.
Dalam sesi tanya jawab, Kepala Urusan Kurikulum MAN 1
Halmahera Selatan, Bahrudin Saidi, menyampaikan sejumlah pertanyaan dan
usulan terkait pengembangan pendidikan di daerah terpencil. Ia menjelaskan
bahwa MAN 1 Halmahera Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan,
namun masih menghadapi berbagai kendala sarana dan prasarana.
"Kami berharap adanya perhatian dari Pemerintah
Provinsi Maluku Utara untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di MAN 1
Halmahera Selatan, terutama terkait fasilitas transportasi siswa, perangkat
komputer, dan akses internet yang memadai," ujar Bahrudin Saidi di hadapan
gubernur dan peserta dialog.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sherly Tjoanda
menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru dan tenaga kependidikan yang
terus berjuang memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi generasi muda
Maluku Utara. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas
pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Maluku Utara.
Dalam jawabannya, Gubernur menyampaikan harapan sekaligus
komitmen untuk memperhatikan kebutuhan pendidikan yang telah disampaikan pihak
MAN 1 Halmahera Selatan.
"Kami memahami tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah
di wilayah kepulauan. Pendidikan adalah investasi masa depan daerah. Oleh
karena itu, aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi perhatian
pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kemampuan daerah,"
ungkap Sherly Tjoanda.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan harapan
agar MAN 1 Halmahera Selatan dapat memperoleh dukungan berupa:
- Satu
unit bodi kendaraan angkutan sekolah yang dapat dimanfaatkan sebagai
sarana antar-jemput siswa dari desa-desa sekitar menuju madrasah.
- 20
unit komputer untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis
teknologi, asesmen digital, serta peningkatan literasi digital peserta
didik.
- Perangkat
internet Starlink guna memperluas akses internet dan mendukung
transformasi pendidikan digital di lingkungan madrasah.
Pernyataan tersebut disambut dengan tepuk tangan dan rasa
syukur dari masyarakat serta keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan yang hadir
dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap dukungan tersebut dapat segera
terealisasi demi menunjang kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan
belajar yang lebih baik bagi para siswa.
Kunjungan kerja Gubernur Maluku Utara di Desa Dauri ini
menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Selain mendengar
langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, kegiatan tersebut juga
memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga pendidikan
dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah kepulauan.
Di akhir kegiatan, Gubernur Sherly Tjoanda mengajak seluruh
elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, persatuan, serta
mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Maluku Utara yang maju,
sejahtera, dan berdaya saing
Humas MAN 1 Halmahera Selatan
Editor: Sukemi Buyo, S.Pd
Berikan Komentar